Minggu, 20 Juni 2010

PENYERTAAN

PENYERTAAN
Istilah :
1. Turut campur dlm peristiwa pidana (Tresna)
2. Turut Beerbuat Delik (Karni)
3. Turut serta (Utrecht)
4. Deelneming (Bld); Complicity (Ingg); Teilnahme / Tatermehrheit (Jerman); Participation (Perancis)

Penyertaan Mnrt KUHP
Orng yg berbuat kejahatan dikelompokkan menjadi :
1. Pembuat / dader yang terdiri atas :
a. Pelaku (pleger)
b. Yang menyuruhlakukan (doenpleger)
c. Yang turut serta (medepleger)
d. Penganjur (uitlokker)
2. Pembantu / Medeplichtige yang terdiri atas :
a. Pembantu pd saat kejht dilakukan
b. Pembantu sebelm kjht dilakukan

PELAKU (PLEGER)
Yaitu Org yg melakukan sendiri perbuatan yg mmenuhi rumusan delik.

ORG YG MENYURUHLAKUKAN (DOENPLEGER)
Yaitu org yg melkkan perbuatan dg perantaraan org lain, sdgkan perantaraan ini hanya sbg alat (tdk dpt dipertanggungjawabkan).
Pada Doenpleger ada 2 pihak yaitu :
a. pembuat langsung (auctor physicus; manus ministra)
b. Pembuat tdk lngsung (auctor intellectualis/moralis; manus domina)

Ciri Doenpleger
a. alat yg dipakai adl manusia;
b. alat tsb “berbuat” (bukan benda mati);
c. alat tsb tidak dapt dipertanggungjawabkan.

ORANG YG TURUT SERTA MELAKUKAN (MEDEPLEGER)
Yaitu org yg dg sengaja turut berbuat atau turut mengerjakan terjadinya sesuatu (MvT).
Syarat adanya medepleger :
a. ada kerjasama secr sadar;
tdk hrs ada permufakatan sbelmnya, cukup ada kesengajaan untuk :
• bekerjasama
• ditujukan kpd hal yg dilarg UU
b. ada pelaksanaan bersama scr fisik.

PENGANJUR (UITLOKKER)
Ialah org yg menggerakkan org lain utk melkkn suatu TP dg menggunakan sarana2 yang ditentukan oleh UU (psl 55 (1) ke-2) yaitu :
a. memberi atau menjanjikan sesuatu;
b. menyalahgunakan kekuasaan atau martabat;
c. dengan kekerasan, ancaman atau penyesatan; atau
d. dg memberi kesempatan, sarana atau keterangan.

Beda penganjuran dan menyuruhlakukan
Penganjuran Menyuruhlakukan
1. menggerakkannya dg sarana2 tertentu
2. pembuat materiil dapat dipertaggjwbkan 1. sarana menggerakkannya tdk ditentukan
2. pembuat materiil tdk dpt dipertggjwbkan

Syarat penganjuran yg dpt dipidana :
a. ada kesengajaan menggerakkan org lain melkkn TP;
b. menggerakkan dg upaya2 sebagaimana ditentukan UU;
c. putusan kehendak dr si pembuat materiil ditimbulkan krn hal2 a dan b diatas.
d. Si pembuat materiil tsb melkukan TP yg dianjurkan atau percobaan TP yg dianjurkan.
e. Pembuat materiil harus dpt dipertanggungjwbkan dlm hk pidana.

Pertanggungan Jawab si penganjur
Penganjur dipertanggungjawabkan thd perbuatan yg sengaja dianjurkan beserta akibatnya.

PEMBANTUAN (MEDEPLICHTIGE)
Sifat : di lihat dr perbuatannya Accessoir, dilihat dr pertanggungjawabannya tidak accessoir.
Ada 2 jenis pembantuan
1. pada saat terjadinya TP
caranya : tidak ditentukan scr limitatif oleh UU.
2. Sebelum terjadinya TP
Caranya : ditentukan scr limitatif oleh UU (yaitu dengan memberi kesempatan, sarana atau keterangan).

Ad.1 mirip dg turut serta, namun terdapat perbedaan :
Pembantuan Turut Serta
a. perbuatnnya hnya mrp membantu
b. tidak hrs ada kerjasama yg disadari
c. tdk mmpunyai kepentingan sdri
d. pembantuan pelanggaran tdk dipidana
e. maksumum pidnya dikurangi 1/3 a. merp perbuatan pelaksanaan
b. hrs ada kerjasama yg disadari
c. mmpunyai kepentingan/tujuan sendiri
d. baik thd kejaht maupun pelanggaran tetap dipidn
e. maksimum pidnya sama dg si pembuat.

Ad.2. mirip dg penganjuran. Perbedaannya :
a. Penganjuran : kehendak utk mlkkn TP ditimbulkan o/ si penganjur
b. Pembantuan : kehendak jahat memang sudah ada sejak semula (tdk ditimbulkan oleh si pembantu)

Pidana untuk Pembantuan sama dg maksimum pidana pokok dikurangi 1/3. namun ada pengecualian spt terdapat pada Psl 333 (4), 415, 417, pasal 231 (3) dan 349 KUHP.

Fish